Minggu, 23 Agustus 2009

kedamaian

Ketika nadi mengalir miris
menghempas udara menuju relung kalbu
akankah tesedia ucapan maaf
ketika beribu nyawa melayang
ketika berjuta angkara menghitam
ketika ketiadaan menggertak setiap wajah

bila hari ini aku menginginkan kedamaian
kedamaian ini tidak berasal dari para birokrat
kedamaian ini tidak berasal dari para politisi
kedamaian ini tidak berasal dari para teknokrat

kedamaian ini berasal dari satu cita
satu inspirasi
satu pergerakan
satu motivasi
guna membangun negeri ini

cinta yang abdi tidak berasal dari diri sendiri
melainkan datang dari seantero negeri
yang membuat kita bisa berdiri disini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar