Minggu, 23 Agustus 2009

Cinta dibalik senjata

Dmana selongsong peluru yg kalian banggakan

ketika kalian menggusur pdagang kaki lima

Yg denganya kalian gunakan untuk melegitimasi kekerasan,

yang dgn arogan kalian letupkan ke atas langit,

memecah cakrawala utk menghalau stiap tindakan yg kalian

asumsikan sebagai perilaku represiv dan anarkis.

ketika seragam merubah wujud menjadi tirani

ketika senjata bermetamorfosa menjadi kuasa

sadarilah kedamaian takan pernah datang

takan pernah berpihak

untuk sejengkal rasa persaudaraan

dan setitik embun untuk saling memiliki....

saling berbagi .......

dan

saling mengayomi.....





kedamaian

Ketika nadi mengalir miris
menghempas udara menuju relung kalbu
akankah tesedia ucapan maaf
ketika beribu nyawa melayang
ketika berjuta angkara menghitam
ketika ketiadaan menggertak setiap wajah

bila hari ini aku menginginkan kedamaian
kedamaian ini tidak berasal dari para birokrat
kedamaian ini tidak berasal dari para politisi
kedamaian ini tidak berasal dari para teknokrat

kedamaian ini berasal dari satu cita
satu inspirasi
satu pergerakan
satu motivasi
guna membangun negeri ini

cinta yang abdi tidak berasal dari diri sendiri
melainkan datang dari seantero negeri
yang membuat kita bisa berdiri disini